Tidak ada yang pernah tahu apakah
seseorang dihatimu telah berganti dengan yang lain atau masih tetap menantinya
dengan setia.
Tidak ada yang mengerti tentang
perasaan yang masih tetap setia menantinya, dengan tenang diri ini terlihat
namun jika kamu melihatnya dari dalam, tentang hati ini perasaan yang amat
sangat setia menanti dengan harapan yang bahkan belum tentu terwujud.
Tentang perasaan ini, tak pernah ada
yang mengerti jika kamu tidak memahaminya, berbicara tentang penantian mungkin
tidaklah rumit untuk diucap, namun jika melakukan hal itu kamu akan tau betapa
beratnya memegang teguh sebuah komitmen untuk tetap menantimu.
Aku tidak pernah memintamu untuk
memaksakan hatimu terbuka karenaku, tidak mungkin hari ini kamu mencintaiku,
namun esok akan hadir hari baru yang senantiasa menyambut kehidupan yang lebih
dari kemarin.
Seperti kertas yang terlihat putih
namun sesekali akan kotor tanpa sebuah pena yang tertulis didalamnya.
Kuharap cinta yang tumbuh dihatimu
seperti debu yang selalu menempel dan susah untuk dihilangkan, tidak seperti
tinta sebuah pena yang akan terhapuskan dengan tipe-ex.
Mungkin cinta memang tentang
penantian namun sebuah harapan akan selalu tumbuh bersama penantian.
Cinta memang tidak selalu dengan
harapan namun kukira akan hadir dengan sendirinya, perasaan luluh tentang
penantian itu.
Dan hari ini aku tak pernah tau
siapa seseorang yang memenuhi hatimu, selalu menebak sebuah jawaban yang bahkan
pertanyaannya terlalu takut untuk dibicarakan.
Aku takut untuk berjanji dengan
tuhan, tentang janji penantian untukmu.
Aku bukannya tidak ingin menantimu,
hanya saja berjanji menanti seseorang apalagi berjanji dengan tuhan.
Aku takut tidak bisa memenuhi
janjiku.
Maaf.
Sudah kulakukan sejak waktu yang
lalu menantimu dengan cemas tentang perasaan yang selalu kamu jaga hanya untuk
satu orang.
Aku tidak pernah ingin tahu siapa
orang itu namun juga tidak ingin hati ini hancur terluka karenamu.
Kamu tahu rasanya ditinggalkan
dengan harapan yang selalu kamu gantungkan dengan tinggi?
Saat harapan yang selalu kamu
gantungan ditempat tertinggi itu harus hancur dengan badai angin yang sudah
kamu siapkan sebelumnya.
Sakit sekali..
Terjatuh karena terlalu berharap
akan penantian yang tidak pernah tahu akan pasti ataupun tidak.
Mungkin bukan salahmu.
Tentang penantian ini, kamu bahkan
tidak pernah memintaku untuk menantimu.
Hanya saja perasaan ini selalu
meminta untuk diperjuangkan.
Maaf.
Aku bukan laki-laki yang hanya duduk
diam dalam memperjuangkan sesuatu, apalagi tentang cinta.
Kamu pikir aku agresif? Kamu pikir
aku lebay? Mungkin kamu benar.
Memang seperti inilah aku.
Seseorang pernah berkata padaku "Terkadang orang cuma melihat hasil tanpa memandang proses" dan itu memang benar.
Coba kamu lihat cinta yang terjalin begitu lamanya, namun orang lain tak pernah memandang apa yang dia perjuangkan dulu entah itu tentang cinta beda agama, cinta beda usia atau bahkan tentang cinta yang hanya diri sendiri yang hanya mengetahuinya.
Tapi ini cinta yang memang harus diperjuangkan, tentang perasaan yang hanya diketahui oleh dirinya dan tuhan.
Seorang laki laki yang berjuang
dalam penantian yang bahkan tidak pasti, namun hati lelaki ini selalu tulus
dalam menantimu.
31/12/2015

0 Komentar untuk "Terkadang orang cuma melihat hasil tanpa memandang proses"